Perkuat Moderasi Beragama, Kepala KUA Sumberwringin Jalin Silaturahmi Hangat ke Gereja di Wilayah Kerja

BONDOWOSO, KUA Sumberwringin – Dalam upaya memperkokoh kerukunan antarumat beragama di tingkat akar rumput, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberwringin melakukan kunjungan silaturahmi ke Gereja Sidang Jemaat Pentakosta di Indonesia (GSJPDI) Jemaat “Bukit Zaitun”, Kecamatan Sumberwringin Bondowoso, Selasa (20/1/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Sumberwringin, Toni, S.H.I., didampingi staf serta penyuluh agama. Rombongan KUA disambut hangat oleh pengurus gereja dan tokoh masyarakat Kristiani setempat dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Toni menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Kementerian Agama, yakni penguatan Moderasi Beragama. Menurutnya, KUA hadir sebagai institusi pelayanan yang menaungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.

“KUA bukan hanya milik satu golongan, melainkan milik seluruh masyarakat. Kehadiran kami di sini untuk menyapa saudara-saudara kami sekaligus memastikan harmoni dan toleransi di Kecamatan Sumberwringin tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, moderasi beragama bukan berarti mencampuradukkan ajaran, melainkan sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara damai di tengah perbedaan.

“Moderasi beragama adalah bagaimana kita bersikap adil, seimbang, dan saling menghargai, tanpa harus mengorbankan keyakinan masing-masing,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas pentingnya komunikasi dua arah antara tokoh agama dan pemerintah sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi konflik sosial, sekaligus mempererat kerja sama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Sementara itu, Pastur Samuel menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan inisiatif dialog lintas iman yang dilakukan KUA Sumberwringin. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat persaudaraan dan membangun rasa saling percaya antarumat beragama.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi wujud nyata komitmen bersama untuk menjaga kerukunan dan toleransi,” ungkap Pastur Samuel.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, KUA Sumberwringin berkomitmen untuk terus menjadi jembatan dialog lintas iman demi terciptanya masyarakat yang rukun, damai, dan toleran di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pewarta: TIM KUA Sumberwringin